bismillahirrahmanirahim,,,
Pasti banyak yang bertanya "kok dari kemarin postingnya tentang sindrom terus sie?bikin takut saja".
Well sebenarnya bukan ingin menakut-nakuti sehingga banyak yang berfikir ulang untuk menikah,,,bukaaan bukan itu sahabat,, :). Sudah banyak tulisan-tulisan mengenai indahnya pernikahan. Coba tengok buku-buku karya ustad Salim A. Fillah seperti "Bahagianya Merayakan Cinta", "Indahnya Pacaran Setelah Menikah", dan lain-lain.
Selain itu biiasanya saya menulis berdasarkan kejadian atau apa yang sedang saya rasakan. Klo tulisan kemarin karena teman sedang mengalami sindrom pra nikah, naaah kalau sekarang sepertinya saya sedang mengalami sindrom supermom. Pengennya "the best" dalam segala hal, ya ngurus anak, ya ngurus suami, ya ngurus rumah n harus tetep cantik dan lulus S2 tepat waktu. Pada akhirnya banyak hal yang saya lakukan tidak sesuai dengan yang saya inginkan, heeemm.
Tulisan yang saya posting kali ini bukan tulisan saya tapi karena sangat mewakili perasaan saya, so daripada cape-cape nulis lagi lebih baik saya share tulisan ini, hehe. Tulisan ini adalah tulisan seorang ibu kece yang juga konselor laktasi Annisa Karnadi silahkan stalking FB nya,,banyak tulisan keren buat kita para ibu muda atau calon ibu, hehe.
Sejak kecil, tepatnya lupa berawal dari mana dan kapan mulainya, tiba-tiba saja saya terseret dalam pusaran arus persaingan hidup. Bersaing (lembut diluar-ganas didalam) untuk berebut selalu menjadi yang terbaik. Juara kelas saat di sekolah, anak kebanggaan saat di rumah. Dan, saya bisa. Menjadi straight A student hingga lulus sekolah dan tentu saja membanggakan kedua orang tua.